Gambar

Senin, 05 Juli 2010

SOLID STATE DISK (SSD)

Sekarang ini istilah mass storage atau media penyimpanan sudah tidak asing lagi di telinga kita, bahkan perkembangannya sudah jauh meninggalkan kita jika kita tidak terus meng-update informasi yang berkaitan dengan mass storage tersebut. Dan yang mulai diperhatikan adalah SSD. Solid State Disk ini mulai dilirik menjadi alternatif storage media pengganti hardisk karena beberapa keunggulannya.
Arsitektur SSD
Sebuah SSD menggunakan SRAM dan DRAM, bukan flash memory. Sering disebut sebagai RAM-drive (tidak sama dengan RAM disk). Akhir-akhir ini, chip yang digunakan pada SSD sebagian besar berdasarkan memori flash NAND [2]. Chip pada memori berjenis NAND Flash ini mirip bentuknya dengan chip pada memori DDRAM, namun pada NAND bersifat non-volatile artinya tidak memerlukan arus listrik untuk menyimpan data.

Komponennya :
1.Cache : flash SSD yang menggunakan sejumlah kecil DRAM sebagai cache. Ini mirip dengan cache pada Hard disk Drive. Sebuah direktori pada blok penempatan dan pemakaian data juga disimpan dalam cache sementara drive beroperasi.
2.Energi penyimpanan : komponen lain SSD berkinerja tinggi adalah kapasitor atau beberapa baterai. Ini diperlukan untuk menjaga integritas data sehingga data dalam cache dapat tersimpan ke drive ketika daya drop; beberapa mungkin memiliki daya yang cukup lama untuk mempertahankan data dalam cache daya.
Keunggulan SDD
Berikut adalah beberapa keunggulan SSD jika dibandingkan dengan HardDisk, yaitu :
1.Konsumsi daya SSD lebih sedikit daripada konsumsi daya yang digunakan HDD. Hal ini menyebabkan SSD lebih tepat digunakan untuk perangkat mobile. Baterai dari perangkat itu akan dapat bertahan lebih lama diantara waktu charging.
2.SSD memiliki umur data lebih panjang dan lebih tahan lama dibandingkan HDD. Apabila pengguna mengalami benturan ringan pada notebooknya, maka kehilangan data akan dapat dihindari.
3.SSD memiliki  kecepatan pembacaan dan penulisan yang relative lebih tinggi daripada HDD.
4.SSD memiliki bagian yang tidak bergerak sehingga mengakibatkan lebih tidak berisik dan panas.
5.Berat SSD sangat ringan. Jika dibandingkan dengan HDD maka beratnya 1/5 nya.
6.MTBF (Mean Time Between Failure) atau masa waktu pakai SSD lebih lama di atas 2 milyar jam sedangkan HDD hanya bisa digunakan maksimal 0.7 milyar jam.
Kekurangan SSD
Selain kelebihan yang banyak dimiliki SSD, tenru saja SSD juga memiliki beberapa kekurangan, yaitu :
1.Pemakaian SSD memiliki implikasi keamanan. Contohnya, enkripsi dari data yang belum terenkripsi pada SSD berbasis flash ini tidak dapat dilakukan dengan aman. Karena pemakaian menyebabkan sector drive terenkripsi baru ditulis ke lokasi fisik yang berbeda dari lokasi yang asli sehingga data pada lokasi asli tetap tidak terenkripsi.
2.Harga SSD masih lebih mahal dibandingkan dengan HDD.
3.Kapasitas SSD dipasaran pun masih terbatas.
4.Asimetris kinerja pembacaan dengan penulisan pada SDD menyebabkan masalah dengan beberapa fungsi tertentu. Pada dasarnya, operasi penulisan dan pembacaan selesai dalam jangka waktu yang sama. Namun pada SSD ini memiliki kinerja penulisan yang lebih lambat jika dibandingkan dengan kinerja pembacaan.

Comments :

0 komentar to “SOLID STATE DISK (SSD)”

Posting Komentar

 

Copyright © 2009 by All About Computer Science